KENTANG KUNING DIENG

KENTANG KUNING DIENG

Kentang (solanum tuberosum l.) termasuk tanaman dari suku solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Tanaman kentang asalnya dari Amerika selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis kentang ditanam di dataran tinggi.

Kentang masuk ke Indonesia ada campur tangan Kolonial Belanda. Tumbuhan ini mulai ada semenjak tahun 1794, dimulai dengan penanaman di sekitar Cimahi, Bandung. Sejak itu kentang dapat ditemui pula di Priangan dan Gunung Tengger. Tahun 1812, kentang sudah dikenal dan dijual di Kedu. Sedangkan di Sumatera tumbuhan ini dikenal setahun sebelumnya. Petani Batak yang pertama kali menanam kentang menyebutnya sebagai kentang holanda.

Kentang Dieng yang terkenal ini awalnya tanaman “impor” dari luar daerah. Ketika para petani kentang di Jawa Baray kehilangan tanaman saat Gunung Galunggung Meletus sekitar tahun 1980-an. Lalu mereka mencari lahan yang cocok untuk kembali bertanam kentang dan sampailah mereka di Dieng dan menanam kentang di sana.

Kentang dapat digolongkan menurut warna umbinya, yaitu kentang kuning, kentang putih, dan kentang merah. Ada bebepa jenis varietas yang termasuk kentang kuning, yaitu egenheimer, patrones, rapan, 106, dan thung 151 C.

Kentang yang ditanam di Dieng bervariasi. Kentang kuning salah satunya. Kentang dieng berukuran lebih besar. Daging berwarna kuning keemasan. Bentuknya besar, bulat memanjang. Tekstur umbinya lembut. Rasa tawar, enak, gurih dan garing. Kentang Dieng memiliki kualitas terbaik. Hal ini dipengaruhi oleh rendahnya kadar air pada kentang, sehingga lebih tahan lama.

Dari sisi nutrisi, kentang kuning Dieng memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, nilai kalori yang lebih sedikit, sehingga bisa digunakan sebagai karbohidrat pengganti nasi. Terdapat vitamin B kompleks, tinggi serat, zat besi, kalsium, fosfor, magnesium dan seng. Dengan nilai nutrisi yang ada mengonsumsi kentang bisa melancarkan pencernaan, menurunkan risiko batu ginjal, menurunkan kadar kolesterol serta menjaga kesehatan jantung. Kentang kuning Dieng cocok diolah kentang goreng, kentang kering pedas manis.

Kentang kuning Dieng Freshco dikemas dengan plastik yang mudah di bawa. Dalam satu kantong ada beratnya 1 kg. Kentang ini tak perlu di simpan di dalam lemari es, cukup simpan di suhu ruangan saja.