ALPUKAT HASS

ALPUKAT HASS

Alpukat adalah anggota keluarga lauraceae atau laurel. secara ilmiah bernama persea Americana mill. Secara botani diklasifikasikan sebagai berry. Alpukat Hass telah menjadi alpukat standar untuk produksi komersial di seluruh dunia.

Varietas hass ditemukan tumbuh di La Habra Heights, California pada 1920-an oleh tukang pos California, Rudolph Hass, yang telah membeli dan menanam bibit dari A.R Mengendarai. Setelah menyadari hasil dan kualitas biah tingg, Rudolph mematenkan alpukat hass pada tahun 1935. Saat ini alpukat hass ditanam secara komersial di seluruh dunia, termasuk California, Meksiko, Republik Dominika, Peru, Chili dan Selandia Baru.

Varietas ini memiliki kulit kerikil. Warnanya hijau dan menjadi ungu tua atau hampir hitam ketika matang. Ukurannya bervariasi dari 5 hingga 2 ons. Alpukat ini umur simpan lebih panjang, karena memiliki kulit yang tebal. Meski tebal, mudah dikupas. Daging yang paling dekat dengan kulit berwarna hijau pucat dan saat mendekati biji earnanya menjadi kuning. Dagingnya lembut, tidak berserat dengan kandungan minyak yang baik. Rasanya manis dan gurih.

Alpukat hass mengandung hampir 20 vitamin dan mineral termasuk vitamin C, vitamin E, potassium dan asam folat. Kaya juga akan serat dan sikenal dengan sumber lemak tak jenuh tunggal.

Alpukat dapat dikonsumsi segar, bisa juga diolah. Diolah menjadi jus, smoothies. Buah ini tidak bisa dipanggang atau dimasak dengan waktu yang lama, karena rasanya akan pahit. Bisa dinikmati bersama chicken katsu , sayuran atau potongan daging di dalam sandwich.

Daging alpukat yang sudah dipotong akan berubah menjadi gelap, karena terkena udara. Untuk mencegah perubahan warnanya, taburi dengan air lemon atau cuka dan tutup dengan bungkus plastic yang sudah didinginkan.

Alpukat tidak bisa disimpan di lemari pendingin karena akan merusak buah. Cukup simpan di suhu ruangan. Alpukat ini termasuk buah musiman.