BAWANG BOMBAI

BAWANG BOMBAI

adalah jenis bawang yang paling banyak dan luas dibudidayakan, dipakai sebagai bumbu maupun bahan masakan, berbentuk bulat besar dan berdaging tebal. Nama latinnya, Allium Cepa Linnaeus.

Di Indonesia, bawang bombai biasa digunakan dalam memasak makanan, tidak hanya digunakan sebagai hiasan. Disebut bawang bombai karena dibawa oleh pedagang-pedagang yang berasal dari kota Bombai (Mumbai sekarang) di India ke Indonesia.

Bawang bombai memiliki aroma yang khas, bila dibandingkan dengan bawang merah biasa. Umbinya terbentuk dari lapisan-lapisan daun yang membesar dan bersatu. Ukuran bawang ini besar dibandingkan bawang merah atau bawang putih. Bentuknya bulat. memiliki lapisan kulit tipis berwarna cokelat muda. Lapisan bawang bombai tebal dan sedikit padat, rasa manis dan tekstur lapisannya renyah. Bawang merupakan jenis sayuran bila ditelaah secara ilmiah. Adanya bawang bombai pada masakan, menambah cita rasa. Selain itu, bawang bombai juga bisa dijadikan cemilan.

Nutrisi dari bawang bombai cukup beragam. Ada vitamin, mineral, antioksidan dan serat. DAlam 100 gram bawang bombay, terkandung kurang lebih 40 kalori, 1,7 gram serat, 4,2 gram gula, 1,1 gram protein, dan 9,3 gram karbohidrat. Selain itu, bawang bombay juga mengandung vitamin B6, vitamin C, folat, dan kalium.

Dengan nutrisi di atas, bawang bombai efektif menghilangkan bekas luka, kadar gula penderita diabetes dapat turun dengan mengonsumsi 100 gram setiap hari. ekstrak dan minyak esensial bawang bombai dipercaya dapat menekan pertumbuhan bakteri. mengonsumsi bawang bombai juga dapat menurunkan risiko kanker dan meningkatkan kepadatan tulang. Bawang bombai bisa panen sepanjang tahun.