SHARON PERSIMMON

SHARON PERSIMMON

Sharon persimmon diklasifikasikan sebagai diospyros kaki, turunan dari kesemek Jepang. Kesemek Jepang adalah tanaman asli China, yang telah dibudidayakan sejak sekitar 1000 SM.

Kesemek Jepang menyebar dengan cepat dari China ke Jepang dan Korea, dimana banyak kultivar telah dikembangkan selama berabad-abad. Kesemek Jepang diperkenalkan ke Eropa sekitar tahun 1600-an dan ke Amerika Serikat pada pertengahan 1800-an. Di tahun 1900-an, sharon persimmon ditanam di Israel. Saat ini sharon persimmon di tanam juga di  Spanyol, Afrika Selatan, California dan negara-negara teluk.

Nama sharon berasal dari lembah sungai di Israel tempat buah dikembangkan. Sharon persimmon, varietas baru dari persimmon yang tidak memiliki rasa sepat. Sehingga rasa buah ini sangat lezat dan tidak meninggalkan rasa getir di mulut. Umumnya sharon persimmon memiliki bentuk seperto tomay dengan diameter rata-rata 5-8 sentimeter. Atasnya, dihiasi kelopak daun berwarna hijau atau coklat. Kulit sharon persimmon tipis, berwarna orange cerah hingga orange kemerahan pada saat matang.

Sharon persimmon ini tidak berbiji, tidak memiliki inti dan tidak punya rasa pahit. Saat dipetik, sharon persimmon sudah bisa dimakan. Sensasi rasanya, garing, manis dan segar. Buah jenis ini paling nikmat dinikmati ketika sudah matang berwarna orange kemerahan. Dimana daging buahnya lunak dan terasa empuk saat ditekan. Varietas ini tersedia di musim gugur dan musim dingin.

Kandungan nutrisi yang dimilikinya antara lain serat, kira-kira dua kali lebih banyak dari apel, kaya mineral dan mengandung beta-karoten yang tinggi. Tak heran, buah ini jadi sumber vitamin A dan C. Ada pula kandungan glukosa dan protein yang tinggi. Dengan semua kandungan ini, sharon persimmon ampuh menjaga kesehatan mata, cocok dikonsumsi mereka yang sedang diet juga membantu menurunkan kolesterol.

Sharon dapat dimakan segar ataupun diolah menjadi beragam makanan dengan rasa manis atau gurih. Buah ini bisa juga dijadikan cemilan kering. Sharon menjadi satu-satunya buah yang tetap enak dikonsumsi walau over ripe. Seperti dibuat pudding, selai, saus. Rasa buah sharon juga akan tetap terasa walau di mix dengan ragam rempah seperti kayu manis, jahe, pala atau cengkeh.

Sharon yang belum matang akan terus melunak pada suhu kamar, kira-kira memakan waktu satu minggu. Untuk mempercepat proses pematangan, simpan di suhu kamar di sebelah pisang atau apel. Sharon matang tahan hingga sekitar tiga minggu di dalam lemari pendingin.