True
Buah dan Sayur Ini Baiknya tidak Disimpan di Kulkas

Pada masa karantina di tengah pandemi virus Covid-19 seperti ini, banyak orang yang membeli makanan seperti sayur dan buah untuk disimpan beberapa waktu ke depan. Untuk mencegah terjadinya pembusukan pada buah dan sayur yang telah dibeli, biasanya lebih memilih untuk menyimpannya di dalam kulkas karena hal ini dapat membuat sayur dan buah menjadi lebih awet. Namun tidak semua sayur dan buah dapat Anda masukan ke dalam kulkas ya.

Anda harus tahu jenis sayur dan buah yang tidak dapat disimpan di dalam kulkas, karena proses penyimpanan yang kurang tepat membuat rasa sayur dan buah menjadi berkurang, membuat teksturnya lebih lembek hingga membusuk. Kulkas memang dapat membuat bahan makanan tahan lebih lama, namun hal ini tidak berlaku untuk semua jenis makanan. Berikut beberapa sayur dan buah yang disarankan untuk tidak disimpan di dalam kulkas. Yuk cek!

Bawang Bombay

Menyimpan bawang di kulkas akan merusak lapisan yang melindungi permukaannya. Bawang akan berubah menjadi lembek, kusam, dan cepat berjamur karena terpengaruh kelembapan. Sebaiknya, simpan bawang di tempat kering dengan sirkulasi udara baik, simpan juga pada wadah dengan suhu ruangan dan hindari paparan sinar matahari langsung untuk mengindari oksidasi pada bawang bombay.

Baca juga : Buah Teman Nonton Piala EURO 2021

Tomat 

Menyimpan tomat di dalam kulkas akan membuat tomat menjadi lebih mudah menyusut sehingga tidak lagi baik jika dikonsumsi sebagai makanan segar. Suhu kulkas yang dingin akan membuat rasa tomat menjadi hambar. Sebaiknya, simpan tomat di meja dapur kering yang terlindung dari sinar matahari langsung. Jangan membiarkan tomat tersimpan terlalu lama karena akan mengurangi kandungan nutrisinya.

Kemangi

Menyimpan kemangi terlalu lama di kulkas akan membuat kemangi menjadi cepat layu. Letakkan saja kemangi di dalam wadah berisi air. Perlu diketahui bahwa daun-daunan seperti kemangi akan menyerap aroma makanan lain yang berada di dalam kulkas. Akhirmya aroma asli kemangi akan hilang. Simpan daun kemangi di dalam toples berisi air untuk menjaga kemangi tetap segar ketika digunakan.

Kentang

Menurut United States Potato Board, menyimpan kentang di kulkas dapat membuat zat pati alami kentang berubah menjadi gula sehingga rasa manisnya berkurang. Sebaiknya simpan kentang di dalam kantung kertas yang diberi sedikit cahaya karena hal ini akan membuat kentang lebih tahan lama. Sedangkan, jika menyimpan kentang di tempat yang terlalu banyak cahaya akan membuat kentang mudah berkecambah.

Pisang 

Pisang sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas karena akan membuat kulitnya lebih cepat menghitam. Untuk menjaga kesegaran pisang, lapisi pisang dan batangnya dengan plastik wrap kemudian simpan pada suhu ruangan. Membungkus pisang dan batangnya akan mencegah dari pelepasan gas etilen sehingga proses pematangannya dapat lebih lama, tidak hanya itu pisang yang disimpan didalam kulkas akan mengubah tekstur pisang menjadi lebih lembek.

Semangka, melon dan blewah

Kedua jenis buah ini memang paling segar apabila disantap dalam keadaan dingin. Buah kaya air seperti semangka, melon dan blewah diketahui memiliki antioksidan, vitamin C dan betakaroten yang dapat menetralkan radikal bebas di dalam tubuh. Untuk menjaga nutrisi baik pada buah ini, sebaiknya semangka, melon dan blewah yang masih utuh disimpan pada suhu ruangan saja seperti meja makan.

Jeruk, lemon dan limau

Buah-buahan seperti jeruk, lemon dan limau sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas. Buah-buahan ini lebih baik disimpan di keranjang buah dengan suhu ruangan yang sejuk dan kering. Menyimpan buah-buahan tersebut di dalam kulkas justru akan membuat kadungan vitaminnya hilang dan kandungan air di dalam buah berkurang. Terlebih lagi jika tidak mengkonsumsinya dalam waktu dekat.

Nah sekarang Anda sudah tahu dan mengerti jenis sayur dan buah apa saja yang tidak dapat disimpan di kulkas. Tentunya tidak ingin rasa dari sayur dan buah yang Anda beli berubah menjadi tidak enak dan kandungan nutrisinya berubah kan? atau memberikan efek buruk untuk kesehatan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tahu bagaimana cara menyimpan sayur dan buah agar tetap bernutrisi ketika dikonsumsi. Artikel diatas dapat Anda jadikan referensi loh! idf

di dalam Articles
Digital Marketing
30 Juni, 2021
Share this post
Arsip

To install this Web App in your iPhone/iPad press and then Add to Home Screen.