Cari Tahu Beda Plum, Nectarine, dan Peach dari Supplier Buah Jakarta

23 Apr 2020

Cari Tahu Beda Plum, Nectarine, dan Peach dari Supplier Buah Jakarta

Anda mungkin mengenal banyak sekali jenis buah, baik buah yang biasa dikonsumsi rumahan dan mudah ditemukan, hingga buah yang sulit ditemukan di pasar. Dengan kandungan vitamin yang banyak, buah memang menjadi penutup makanan harian dengan rasa yang menyegarkan dan menyehatkan. Nah, pernah mendengar apricot, nectarine, dan peach?

Sepintas ketiga buah ini seperti kembar tiga. Tak heran mengingat apricot, nectarine, dan peach merupakan buah-buahan dari keluarga Prunus atau Stone Fruit—buah-buahan berbiji keras. Ketiganya memiliki ciri buah bulat, berdaging tebal, berair, dan rasa manis. Yuk ketahui perbedaan masing-masing.

Buah Peach (Prunus Persica)

Ada yang mengenal peach, tetapi tak sedikit yang menyebutnya buah persik. Warnanya cantik, kulitnya kuning beludru kemerahan, tekstur dagingnya lembut berwarna kuning atau putih. Buah peach memiliki banyak varian, tetapi yellow peach dan white peace paling sering ditemukan.

Buah peach mengandung banyak sumber vitamin, sebut saja vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan beragam mineral penting lainnya. Kandungan dalam buah peach ternyata baik untuk kebutuhan serat, menghindari kanker usus besar, memperlancar pencernaan dan sembelit jika dikonsumsi secara teratur. Kandungan vitamin C dan vitamin E juga dapat mengeluarkan radikal bebas dalam tubuh, sedangkan antioksidan mencegah penuaan diri dan kanker.

Bukan hanya bisa dikonsumsi langsung, buah peach juga bisa Anda olah untuk berbagai hidangan. Seperti jus, isi pie, hingga campuran puding. Jika suka, buah peach kering bisa jadi alternative isi roti dan campuran olahan cookies.

Baca juga : Jamur untuk Penderita Diabetes, Beli di Supplier Aneka Jamur Makassar

Apricot (Prunus Armeniaca)

Buah aprikot merupakan adik buah peach yang berasal dari California, Amerika Serikat. Dibandingkan buah yang lain, apricot mengandung carotenoids yang merupakan antioksidan yang baik untuk mencegah serangan jantung, mengurangi label kolesterol jahat, dan melindungi tubuh dari serangan kanker. Fungsi buah aprikot sudah dikenal lama. Inggris pernah menggunakan minyak apricot pada abad ke-17 untuk melawan tumor, di Benua Eropa apricot disebut sebagai makanan pembangkit gairah hingga Pereda diare. Sementara di Cina, buah apricot berfungsi sebagai obat-obatan tradisional yang digunakan untuk membantu regenerasi cairan tubuh dan detoksifikasi. Biasanya buah apricot bisa diolah untuk jadi salad, selai, smoothies, sirup, dan camilan buah kering dengan rasa segar asam manis.

Nectarin (Prunus Persicavar)

Hal yang membedakan Nectarin dengan buah peach ada pada tekstur kulitnya. Buah nectarine tidak berbulu alis kulit lebih licin, tekstur daging kriuk, dan bentuk yang padat. Buah nectarin kaya akan vitamin C, kalium, dan lutein yang juga baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Buah yang berasal dari Tiongkok ini sudah ada sejak tahun 2000 tahun lamanya yang kemudian dibudidayakan di Persia, Yunani, dan Roma. jIka dulu buah nectarine hanya dikonsumsi untuk para raja, saat ini buah ini sudah dibudidayakan di California sehingga bisa dikonsumsi oleh banyak kalangan.

Buah nectarine kaya akan serat dan rendah kalori sehingga baik Anda konsumsi jika ingin menurunkan berat badan karena membantu Anda kenyang lebih lama. Penelitian dalam jurnal Food Chemistry juga mengatakan jika polifenol dalam nectarine bisa menghambat pertumbuhan sel kanker payudara, lho.

Mencari tiga buah kembar di atas? Anda sekarang bisa menemukannya di supplier buah segar di Jakarta, lho. Salah satu supplier buah segar di Indonesia adalah PT Indofresh yang telah berpengalaman mendistribusikan buah dan sayur selama 40 tahun. idf