Sweet Sapphire, Buah Non GMO

30 Mar 2020

Sweet Sapphire, Buah Non GMO

Apakah Anda termasuk yang khawatir, soal isu rekayasa genetik pada sweet sapphire, anggur berbentuk unik? Waspada boleh tapi baca penjelasan berikut dulu.

Dilihat dari bentuknya, anggur jenis ini memang seperti tergolong dalam buah dengan rekayasa genetik. Tetapi Anda tidak perlu khawatir. Seperti dikutip laman www.eatlikenoone.com, International Fruit Genetics menjelaskan bahwa sweet sapphire bukan rekayasa genetik (non GMO).

Bentuknya yang unik didapat dengan cara teknik pemuliaan tradisional dan menanamkannya dengan teknologi modern. Sweet sapphire sudah ditanam oleh petani di seluruh dunia. Mulai dari Timur Tengah, Chili, Meksiko, California hingga Australia.

Baca juga : Kepoin, Fakta Tersembunyi Wortel Freshco

Memasuki bulan Februari sampai April, sweet sapphire datang dari Australia. Karena bulan-bulan ini memang musimnya buah dari daerah selatan. Baik buah dari selatan atau utara, sweet sapphire tetap dengan karakteristiknya yang luar biasa, manis, juicy, renyah, daging buahnya lembut.

Sweet sapphire yang ada di toko buah dan supermarket, merupakan buah terbaik yang dipetik oleh tangan-tangan profesional petani lokal demi Anda pecinta buah. Anggur ini bisa dinikmati secara segar juga dibekukan kemudian dicampur dengan jeruk lemon dan daun mint. Rasanya sangat menyegarkan dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Ayo segera berbelanja dan bawa pulang sweet sapphire untuk cemilan di rumah. Sebentar lagi pukul 10.00 pagi, waktunya berjemur sambil menikmati cemilan lezatnan sehat. idf