Confirm! Buah dan Sayur Impor tidak Menularkan Corona

16 Mar 2020

Confirm! Buah dan Sayur Impor tidak Menularkan Corona

Akibat pandemi coronavirus, masyarakat jadi parno dengan semua yang terkait dengan buah impor. Padahal oleh beberapa pihak sudah di confirm buah dan sayur tidak menularkan corona.

Masyarakat tidak perlu takut dengan kabar buruk tersebut. Konsumen tetap aman mengonsumsi buah impor dengan syarat membeli di tempat yang sudah terjamin kualitasnya. Misalnya, distributor atau importir resmi yang bekerja sama langsung dengan pemerintah negara pengimpor.

"Tempat membeli buah menjadi faktor penting dalam mendapatkan kualitas produk dan keamanan pangan," kata Ahli Gizi Profesional Jansen Ongko dikutip pada republika.co.id dalam acara 'Melbourne Market' di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Cara memilih buah impor sebenarnya cukup mudah. "Kulit tidak mengerut dan warna buah masih mencolok," jelas Jansen. Kulit buah mengerut menandakan sudah tidak segar. Sementara warna yang memudar diakibatkan buah sudah masuk ke dalam lemari pendingin cukup lama.

Pada kesempatan lain, dr.Ari Fahrial Syam, akademisi dan praktisi klinis menegaskan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir mengonsumsi buah-buahan impor.  Secara umum, lanjut dr.Ari, ketika berada di udara terbuka, virus akan mati dalam 10-15 menit. “Jadi, kalaupun ada penderita memuncratkan droplet saat bersin atau batuk dan lalu terkena buah-buahan atau benda yang diimport ke Indonesia, hanya dalam 10-15 menit saja virus tersebut akan mati. Jadi tidak perlu khawatir tertular karena makan buah impor” tegas dr.Ari.

Hingga saat ini, seperti dikutip laman thegrocer.co.uk, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS belum menerima laporan yang menunjukkan penyakit manusia Covid-19 dapat ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Wiendra Waworuntu beberapa waktu lalu, juga mengatakan, makanan dan minuman tidak memberikan penularan pada novel coronavirus. “Novel coronavirus ini di suhu 70 derajat mati,” katanya.

Baca juga : Kebaikan di Balik Corona

Disarankan ahli mikrobiologi dari RSUI, dr R Fera Ibrahim Msc, SpMK (K), PhD konsumsi sayur dan buah-buahan dalam kondisi matang. Virus corona baru bisa mati jika terkena panas di atas 56 derajat celcius selama 30 menit. Tetapi jika ingin menikmati buah, dalam kondisi segar sebelum dikonsumsi bisa dilakukan disinfeksi. "Larutkan 5 persen potassium permanganate untuk disinfeksi peralatan makan, sayuran, dan buah. Rendam 1 menit, kemudian cuci dengan air minum atau air mengalir sampai bersih," jelasnya.

Apa itu Potassium Permanganate?

Potassium Permanganate atau kalium permanganat adalah senyawa kimia yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Senyawa ini biasanya digunakan untuk mengobati penyakit kulit, di antaranya impetigo, kutu air, iritasi urin dan pemphigus.

Informasi yang dikutip dari laman dailyhawker.com potassium permanganate aman dan efektif membersihkan buah juga sayuran dari bakteri, pestisida dan kuman. Senyawa ini bisa di beli di toko bahan kimia atau di toko online. Jadi sekarang tidak ragu lagi beli buah dan sayur impor kan? karena sudah terbukti aman dikonsumsi setiap hari. idf (berbagai sumber)