JAMUR SHIITAKE

JAMUR SHIITAKE

Shiitake atau jamur hioko adalah jamur asal Asia Timur, yang terkenal dengan nama aslinya dari bahasa Jepang. Shiitake secara harafiah berarti jamur dari pohon shii. Karena memang jamur ini tumbuh di batang pohon shii yang sudah lapuk.

Jamur shiitake diklasifikasikan sebagai lentinula edodes, jamur kedua yang paling sering dikonsumsi manusia setelah jamur kancing. Shiitake dikenal sebagai Dongo, Shanku, jamur Black Forest, Shiang-gu, jamur Oak dan jamur Black. Di alam liar jamur ini tumbuh berkelompok di kayu keras yang telah mati. Karena bermanfaat bagi manusia dan memiliki rasa yang lezat, akhirnya shiitake dibudidayakan di seluruh dunia.

Jamur shiitake berukuran kecil sampai dengan sedang. Umumnya berukuran 5-10 cm dengan berat sekitar 4 gram. Topi jamur berukuran lebih besar dari batangnya, yaitu berdiameter 10-20 cm. Warna topi jamur ini coklat terang hingga cokelat tua. Warna daging jamur shiitake krem. Teksturnya kenyal mirip daging dan padat.

Setiap 15 gram jamur shiitake mengandung empat kalori yang berasal dari serat dan gula dan mengandung satu gram protein. Dengan jumlah takaran yang sama, jamur shiitake membantu memenuhi kebutuahn harian vitamin dan mineral diantaranya; vitamin B2, B3, B5, B6, D, selenium, tembaga, mangan, zinc dan folat.

Dengan nutrisi yang dimilikinya, kesehatan jantung dan kesehatan otak akan terjaga dengan baik. Selain itu, bisa juga untuk memperkuat system imun tubuh, mencegah kanker, mencegah obesitas,

Jamur shiitake dijual dengan bentuk segar di dalam plastik kedap udara. Untuk mengolahnya bisa dijadikan tumisan ataupun sup. Ketika dimasak, jamur shiitake melepaskan aroma gurih dan lezat, seperti bawang putih. Namun perlu dipahami, kandungan senyawa dan vitamin shiitake akan berkurang jika dimasak dalam suhu terlalu panas. Shitake bisa dikonsumsi mentah namun sudah dicuci terlebih dahulu. Shiitake yang didatangkan oleh PT Indofresh ini berasal dari China. Jamur shiitake tersedia sepanjang tahun.