GOLDEN PEAR WANGSHAN

GOLDEN PEAR WANGSHAN

Pir, salah satu buah tertua yang paling dicintai di dunia ini. Beberapa spesies menghasilkan buah dengan rasa manis, masir dan juicy. Pohon pir tumbuh pada suhu 24 derajat Celcius di siang hari dan 14 derajat celcius di malam hari.

Ada lebih dari 3.000 jenis pir di seluruh dunia. Mereka bervariasi berdasarkan ukuran, bentuk, rasa manis dan kerenyahan.

Golden pear Wang Shan oleh masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan pir golden Wang Shan. Buah premium ini memiliki keunggulan rasa yang lebih juicy dibanding singo pear Wang Shan.

Pir ini memiliki ukuran jumbo, berwarna kuning cerah berbintik. Bintik yang dimilikinya ini mempengaruhi tingkat kemanisan. Makin banyak bintik, makin manis. Meski demikian brixnya tidak terlalu tinggi dibanding pir singo. Tapi lebih manis dibanding pir sejenisnya  dengan merk lain.

Karena kadar airnya yang tinggi, pir golden sangat cocok sebagai cemilan penghilang dahaga di musim panas. Paling enak dikonsumsi secara langsung. Tekstur buahnya yang dingin juga ampuh mengatasi radang tenggorokan.

Kadar indeks glikemik pir golden rendah dan hanya mengandung kalori sektar 100 per buahnya. Gula dari makanan yang indeks glikemiknya rendah diserap tubuh secara perlahan untuk menjaga level gula darah tetap stabil. Jadi penderita diabetes dan hipoglikemik aman konsumsi pir golden sehari-hari.

Tak hanya itu, buah asal China ini juga punya kandungan vitamin C, tembaga vitamin K, Kalium dan serat yang bisa bantu atasi sembelit.

Golden Pear Wang Shan telah mengantongi sertifikat G.A.P, bukan buah dengan rekayasa genetic (Non GMO) dan dengan dukungan teknologi canggih, bisa panen sepanjang tahun.