persimmon atau Japanese persimmon, buah langka yang hits kembali.

">

Persimmon, Buah Langka Hits Kembali

19 Nov 2019

Persimmon, Buah Langka Hits Kembali

Siapa yang tidak kenal dengan buah satu ini? Warnanya menggoda, namun memiliki rasa yang manis dan tekstur daging buah yang lembut. Ya, kesemek atau dalam Bahasa Inggrisnya disebut oriental persimmon atau Japanese persimmon, buah langka yang hits kembali.

Kesemek atau persimmon merupakan buah yang berasal dari daratan China yang kemudian menyebar ke Jepang. Di Jepang, buah ini lebih dikenal dengan nama kaki yang merujuk pada zat tanin yang dihasilkan buah ini. Itulah sebabnya, kenapa buah ini terasa sepat ketika belum masak sempurna.

Adapun bentuk buah persimmon memiliki ukuran mungil antara 2-8 cm dengan warna jingga kekuningan hingga jingga kemerahan. Tekstur daging buah persimmon ini lebih mirip dengan buah pear, terasa lembut dan berair. Sangat segar bila dimakannya saat dingin di tengah siang hari yang terik. Wow, manis dan menyegarkan!

Waktu yang tepat memakan persimmon adalah saat buah masih garing. Sensasi crunchy, akan sangat menyenangkan saat menyantapnya. Tetapi jika menemukan persimmon yang sudah empuk. But tersebut masih bisa dinikmati juga, caranya dengan dibuat jus atau smoothies.

Baca juga : Susah Tidur? Makan Buah Ini Saja

Cara Penyimpanan

Untuk menekan risiko kerusakan buah, sebaiknya persimmon disimpan di suhu dingin dengan kelembaban udara relative antara 90-95%. Dengan demikian, kamu bisa mengawetkan persimmon lebih lama. Untuk persimmon mengkal (belum matang sempurna dan masih keras) bisa disimpan selama 3 sampai 4 bulan dalam suhu -1 derajat celcius, sedangkan persimmon masak bisa disimpan untuk 10-14 hari di dalam suhu 0-4 derajat celcius.

Jangan lupa untuk menjauhkan buah persimmon dengan buah lain yang mengeluarkan gas ethylene. Hal ini dikarenakan buah persimmon memiliki sensitivitas terhadap ethylene. Jika sudah terkena gas ethylene, maka jangan harap persimmon dapat disimpan lama.

Memiliki Banyak Manfaat

Ternyata buah persimmon langka ini memiliki banyak khasiat lho. Inilah sebabnya, buah persimmon langka ini kembali dicari banyak orang. Pasalnya, berdasarkan penelitian Prof. Ir. Moch. Sudjana, PhD menemukan kalau persimmon mampu memperbaiki sel-sel diabetes, menurunkan tekanan darah, meningkatkan stamina dan vitalitas serta bisa menurunkan kadar gula dengan cepat.

Buah persimmon ini memiliki kandungan nutrisi yang tidak kalah hebat dengan apel, bahkan ia memiliki kandungan zat-zat tertentu yang tak dimiliki buah lainnya. Misalnya senyawa antioksidan di buah persimmon yang berkhasiat mencegah kanker dan menghambat proses penuaan dini. Selain itu, kandungan serat satu butir persimmon ini ternyata dua kali lebih banyak dibanding sebutir apel.

Satu butir persimmon mengandung karbohidrat sebanyak 19,65% terutama fruktosa dan glukosa, protein 0,7%, vitamin A dan kalium. Sedangkan kandungan mineralnya sangat banyak, seperti kalsium, magnesium, fosfor, zinc, mangan, besi, dan banyak lagi.

Makanya, memakan sebutir buah persimmon setiap hari dapat membantu mencegah pengerasan pembuluh darah. Buah Persimon juga berkhasiat menjaga tekanan darah agar tidak melewati ambang normal. Terpeliharanya kelenturan pembuluh darah, dan bagi penderita hipertensi buah ini juga bermanfaat untuk menurunkan dan menstabilkan tekanan darah yang merupakan kunci utama terpeliharanya kesehatan bagi jantung.

Selain itu buah persimon cocok di konsumsi bagi yang menjalani program penurunan berat badan. Bisa juga dipakai untuk mencegah konstipasi. Khasiat lainnya adalah sebagai antioksidan mencegah prematur aging, mengobati diare, mengencerkan dahak dan mengobati batuk.